apa kamu tahu aku disini merasakan keperihan yg luar biasa,aku mencoba menyembunyikan kepedihan ini dengan tawaku,dengan senyumku dan aku mencoba melupakan sejenak tentang apa yg aku tutupi selama ini.
dan mungkin kamu sebenarnya tahu tentang ini,hanya kamu mungkin juga menutupi dengan cara yg sama atau mungkin berbeda dan lebih pintar menutupinya? entahlah :")
aku bahagia sangat bahagia bersamamu,aku bisa jauh lebih mengerti tentang kedewasaan yg sebenarnya dan itu aku belajar dari kamu,aku tidak mendapatkan itu dari kamu tapi aku belajar untuk bisa lebih memahami semuanya dan aku belajar dari situ..
bulan depan natal tiba,aku memberikan sebuah pohon natal untuk dia,memang tidak seberapa tapi itu membuat aku bisa membahagiakan dia dengan caraku sendiri,miris?? iya,perih?? sangat..itu jawaban yg sangat pasti ketika ada yg memberikan pertanyaan ini. perbedaan itu semakin terlihat,tetapi perbedaan itu yg membuat aku kuat,walalupun aku tahu ini semua tidak sekuat apa yg aku ucapkan..
kami saling mendoakan,ketika aku bersujud dan dia melipatkan tangan disanalah kami bisa menyatukan doa-doa kami untuk satu tujuan. kami ingin seperti pasangan lainnya pasangan yg terlihat normal dan seperti pasangan yg seiman pastinya,kami mungkin terlihat hina bahkan dengan keluarga kami sendiri,mereka mungkin akan terlihat sinis bahkan kami mungkin seperti musuh mereka..
aku bukan meragukan dia,tapi orang-orang yg ada di sekeliling kami,sebagian mereka melihat dengan rasa iba,sebagian melihat dengan rasa benci. kami tidak butuh di kasihani dan kami tidak patut untuk di benci. ingin aku terikan kepada kalian jika kami ini seperti kalian,kami menyembah dengan 1 tuhan tetapi cara kami yg berbeda,kami tidak hina kami sama seperti kalian manusia yg di ciptakan dengan 1 tuhan..
Minggu, 25 November 2012
Selasa, 20 November 2012
terhenti untuk kesekian kali
mungkin sedikit banyak aku bakal menuangkan tentang sebuah cerita,yaa mungkin ini adalah bagian dari hidup kalian..
sebelumnya aku pengen tanya apa kalian tau arti perbedaan?? dan apa tujuannya ada sebuah perbedaan?? sedikit banyak mungkin kalian cuma menjawab a sampai z tentang pertanyaanku tadi,dan begitu banyak jawaban yg menarik dan menimbulkan berjuta-juta pertanyaan yg timbul lainnya,tapi bukan itu yg ingin aku kembangkan,disini aku punya cerita,cerita yg ntaah bagaimana menurut pendapat kalian..
di mulai tgl 27 oktober 2006 aku mengenal seseorang dia beda 4 tahun lebih dewasa dari aku, perlahan-lahan aku merasakan ada sesuatu yg membuat semua ini jauh lebih baik,merasakan seperti pada umumnya seorang wanita dengan lawan jenisnya,merasa dunia ini begitu indah dengan adanya sebuah cinta yg muncul perlahan-lahan di antara kami,kami saling mengenal satu sama lain dengan berjalannya waktu,kami pun tahu kami saling menaruh harapan yg lebih,dan tepat tanggal 11 September 2006 aku dan dia mempunyai hubungan yg lebih dari sekedar berteman. memang sekilas tidak ada yg salah di dalam hubungan kami,kami menjalankan hubungan ini dengan perasaan dan tidak ada keterpaksaan,jika ada sebuah masalah itu aku anggap adalah sebuah bumbu untuk hubungan kami , tetapi dengan berjalannya waktu dan pemikiran kami yg bertambah sesuai dengan umur kami,disini (mungkin dia juga) aku menyadari jika hubungan ini bukanlah hubungan yg main-main,disini aku terjebak dengan segala macam keadaan,aku tidak begitu mengenal keadaan macam apa ini,aku begitu sulit menjelaskannya..
iya.. kami berbeda,kami tidak satu suku,(terkadang) kami tidak satu pemikiran dan kami tidak satu tempat ibadah yg sama. aku seorang muslim dan dia pemeluk agama nasrani..
semua ini mejadi alasan kenapa kami mengakhiri hubungan ini tepat tanggal 13 april 2009,mungkin juga faktor karena kami sering mempermasalahkan hal-hal yg sangat spele,dan semua menjadi masalah besar karena ke egoisan yg menguasai kami,dan perbedaan ini yg menjadi alasan kami berpisah,pada saat itu. di saat kami berpisah,aku merasa aku harus mebuang jauh-jauh semua kenangan yg ada bersama dia,kurang lebih 3 tahun aku menjalin hubungan dengan dia dan itu hal tersulit untuk aku melupakan semuanya. awal semua baik-baik saja,kami tetap berkomunikasi selayaknya sebagai teman,dia sempat meminta kesempatan untukku membuka pintu hati lagi untuknya,dan aku memberi begitu banyak alasan untuk menolaknya,sampai akhirnya dia mengetahui jika aku sudah menemukan penggantinya,mungkin dia tahu jawabannya sekarang kenapa aku selalu menghindar untuk pertanyaan semacam itu..
tahun 2010 awal.lambat laun hubungan pertemanan kami merenggang semenjak dia tahu tentang hubungan aku dengan pasangan baruku,dia mulai menjauh dan bersikap dingin,aku mempertanyakan tentang semua perubahannya kepada diriku sendiri,aku mencari tahu bagaimana kabarnya melalui teman-temannya yg sekiranya bisa aku dapatkan jawaban baik tentang dia,dan tidak lupa aku tanyakan "dengan siapa dia sekarang??" jawabannya "dia sekarang tidak dengan siapa-siapa" selalu jawaban itu yg di berikan ketika aku menanyakan tentang keadaannya.. hingga akhirnya aku lelah untuk terlalu memperdulikan keadaannya tetapi dia tidak memperdulikanku,mungkin memang benar jika lebih baik jika kita tidak perlu mempunyai hubungan pertemanan jika kami sudah berpisah dan akupun mundur.
aku menjalani hubungan baruku dengan pasangan lawan jenisku yg baru,aku mencoba melupakan seseorang yg sudah menemaniku kurang lebih 3 tahun itu. pasangan baruku dia berbeda,bukan berbeda seperti yg aku cantumkan sebelumnya denganku,tetapi pasangan aku yg saat itu berusia hanya berbeda 1 tahun lebih dewasa dariku,kami saat itu sama-sama sekolah tetapi kami tidak dalam 1 sekolah yg sama,aku memang menyukainya,aku akui tidak lain karena dia lebih tampan dan menjadi point lebih karena kami satu keyakinan. semula aku menilai semua itu hanya dari satu sudut pandang,aku tidak melihat ke arah lain.yg aku tahu dia juga memberiku harapan dan sampai aku tidak tahu apakah itu harapan palsu atau bukan. kami dekat,dan kami menjalani hubungan ini,semula aku percaya dengan adanya sebuah keseriusan dari dirinya,karena aku mulai mengerti apa arti dari sebuah keseriusan. dimana-mana awal dari sebuah hubungan itu pasti berawal dari sebuah keromantisan,entah apapun bentuknya,tetapi kali ini berbeda,aku baru menjalani hubungan ini kurang lebih hanya beberapa minggu tetapi disana aku sudah menemukan banyak suatu yg ganjil,semua masalah yg ada untuk hubungan kami datang silih berganti dan itu semua bukan datang dari aku tetapi dari dia.
banyak wanita yg memberi pengakuan jika mereka mempunyai hubungan khusus yg lebih dari teman,perih rasanya aku mengetahui semua ini,hubungan aku dan dia tidak pernah berjalan mulus,kami selalu putus sambung dan semua itu dia yg memulai,dia menganggap semua ini hanya sebuah permainan dan aku sebagai boneka yg bisa dia hempaskan begitu saja,tidak terlihat sebuat ketulusan di dalamnya,hanya air mata yg aku keluarkan untuk selalu bersabar karena aku tahu dia bisa berubah ntah kapan.seiring berjalannya waktu dia sedikit demi sedikit bisa berubah,saat itulah aku mulai bisa tersenyum,aku mulai merasakan adanya kehangatan dan ketulusan serta kedewasaan yg ada di dirinya,ini hasil kesabaranku untuk menunggu dia berubah jadi lebih baik,saat itu aku sedang kelas 3 sma awal dan dia sudah bekerja,mungkin faktor lingkungan yg membuat dia dewasa.
tetapi semua ini tidak berjalan lama,dia tetap membuat posisi aku menjadi sebuah mainan (lagi),sampai akhirnya aku melakukan sebuah keberanian untuk mengakhiri hubungan ini,1 tahun 7 bulan aku bertahan dan berharap,hingga akhirnya jalanku terhenti,dan aku merasa pantas untuk mengatakan "aku lelah"
sebelumnya aku pengen tanya apa kalian tau arti perbedaan?? dan apa tujuannya ada sebuah perbedaan?? sedikit banyak mungkin kalian cuma menjawab a sampai z tentang pertanyaanku tadi,dan begitu banyak jawaban yg menarik dan menimbulkan berjuta-juta pertanyaan yg timbul lainnya,tapi bukan itu yg ingin aku kembangkan,disini aku punya cerita,cerita yg ntaah bagaimana menurut pendapat kalian..
di mulai tgl 27 oktober 2006 aku mengenal seseorang dia beda 4 tahun lebih dewasa dari aku, perlahan-lahan aku merasakan ada sesuatu yg membuat semua ini jauh lebih baik,merasakan seperti pada umumnya seorang wanita dengan lawan jenisnya,merasa dunia ini begitu indah dengan adanya sebuah cinta yg muncul perlahan-lahan di antara kami,kami saling mengenal satu sama lain dengan berjalannya waktu,kami pun tahu kami saling menaruh harapan yg lebih,dan tepat tanggal 11 September 2006 aku dan dia mempunyai hubungan yg lebih dari sekedar berteman. memang sekilas tidak ada yg salah di dalam hubungan kami,kami menjalankan hubungan ini dengan perasaan dan tidak ada keterpaksaan,jika ada sebuah masalah itu aku anggap adalah sebuah bumbu untuk hubungan kami , tetapi dengan berjalannya waktu dan pemikiran kami yg bertambah sesuai dengan umur kami,disini (mungkin dia juga) aku menyadari jika hubungan ini bukanlah hubungan yg main-main,disini aku terjebak dengan segala macam keadaan,aku tidak begitu mengenal keadaan macam apa ini,aku begitu sulit menjelaskannya..
iya.. kami berbeda,kami tidak satu suku,(terkadang) kami tidak satu pemikiran dan kami tidak satu tempat ibadah yg sama. aku seorang muslim dan dia pemeluk agama nasrani..
semua ini mejadi alasan kenapa kami mengakhiri hubungan ini tepat tanggal 13 april 2009,mungkin juga faktor karena kami sering mempermasalahkan hal-hal yg sangat spele,dan semua menjadi masalah besar karena ke egoisan yg menguasai kami,dan perbedaan ini yg menjadi alasan kami berpisah,pada saat itu. di saat kami berpisah,aku merasa aku harus mebuang jauh-jauh semua kenangan yg ada bersama dia,kurang lebih 3 tahun aku menjalin hubungan dengan dia dan itu hal tersulit untuk aku melupakan semuanya. awal semua baik-baik saja,kami tetap berkomunikasi selayaknya sebagai teman,dia sempat meminta kesempatan untukku membuka pintu hati lagi untuknya,dan aku memberi begitu banyak alasan untuk menolaknya,sampai akhirnya dia mengetahui jika aku sudah menemukan penggantinya,mungkin dia tahu jawabannya sekarang kenapa aku selalu menghindar untuk pertanyaan semacam itu..
tahun 2010 awal.lambat laun hubungan pertemanan kami merenggang semenjak dia tahu tentang hubungan aku dengan pasangan baruku,dia mulai menjauh dan bersikap dingin,aku mempertanyakan tentang semua perubahannya kepada diriku sendiri,aku mencari tahu bagaimana kabarnya melalui teman-temannya yg sekiranya bisa aku dapatkan jawaban baik tentang dia,dan tidak lupa aku tanyakan "dengan siapa dia sekarang??" jawabannya "dia sekarang tidak dengan siapa-siapa" selalu jawaban itu yg di berikan ketika aku menanyakan tentang keadaannya.. hingga akhirnya aku lelah untuk terlalu memperdulikan keadaannya tetapi dia tidak memperdulikanku,mungkin memang benar jika lebih baik jika kita tidak perlu mempunyai hubungan pertemanan jika kami sudah berpisah dan akupun mundur.
aku menjalani hubungan baruku dengan pasangan lawan jenisku yg baru,aku mencoba melupakan seseorang yg sudah menemaniku kurang lebih 3 tahun itu. pasangan baruku dia berbeda,bukan berbeda seperti yg aku cantumkan sebelumnya denganku,tetapi pasangan aku yg saat itu berusia hanya berbeda 1 tahun lebih dewasa dariku,kami saat itu sama-sama sekolah tetapi kami tidak dalam 1 sekolah yg sama,aku memang menyukainya,aku akui tidak lain karena dia lebih tampan dan menjadi point lebih karena kami satu keyakinan. semula aku menilai semua itu hanya dari satu sudut pandang,aku tidak melihat ke arah lain.yg aku tahu dia juga memberiku harapan dan sampai aku tidak tahu apakah itu harapan palsu atau bukan. kami dekat,dan kami menjalani hubungan ini,semula aku percaya dengan adanya sebuah keseriusan dari dirinya,karena aku mulai mengerti apa arti dari sebuah keseriusan. dimana-mana awal dari sebuah hubungan itu pasti berawal dari sebuah keromantisan,entah apapun bentuknya,tetapi kali ini berbeda,aku baru menjalani hubungan ini kurang lebih hanya beberapa minggu tetapi disana aku sudah menemukan banyak suatu yg ganjil,semua masalah yg ada untuk hubungan kami datang silih berganti dan itu semua bukan datang dari aku tetapi dari dia.
banyak wanita yg memberi pengakuan jika mereka mempunyai hubungan khusus yg lebih dari teman,perih rasanya aku mengetahui semua ini,hubungan aku dan dia tidak pernah berjalan mulus,kami selalu putus sambung dan semua itu dia yg memulai,dia menganggap semua ini hanya sebuah permainan dan aku sebagai boneka yg bisa dia hempaskan begitu saja,tidak terlihat sebuat ketulusan di dalamnya,hanya air mata yg aku keluarkan untuk selalu bersabar karena aku tahu dia bisa berubah ntah kapan.seiring berjalannya waktu dia sedikit demi sedikit bisa berubah,saat itulah aku mulai bisa tersenyum,aku mulai merasakan adanya kehangatan dan ketulusan serta kedewasaan yg ada di dirinya,ini hasil kesabaranku untuk menunggu dia berubah jadi lebih baik,saat itu aku sedang kelas 3 sma awal dan dia sudah bekerja,mungkin faktor lingkungan yg membuat dia dewasa.
tetapi semua ini tidak berjalan lama,dia tetap membuat posisi aku menjadi sebuah mainan (lagi),sampai akhirnya aku melakukan sebuah keberanian untuk mengakhiri hubungan ini,1 tahun 7 bulan aku bertahan dan berharap,hingga akhirnya jalanku terhenti,dan aku merasa pantas untuk mengatakan "aku lelah"
Langganan:
Postingan (Atom)